
Makassar, 13 September 2026 — Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar, turut mengambil bagian dalam Lokakarya Bimbingan Teknis E-Learning (Moodle) Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan FKIK Unismuh Makassar, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–17.00 WITA di Aula Lantai 1 FKIK Unismuh Makassar ini menjadi salah satu langkah strategis fakultas dalam memperkuat kapasitas dosen dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Lokakarya diikuti oleh koordinator dan sekretaris mata kuliah blok semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, dosen pengampu Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), serta perwakilan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FKIK Unismuh Makassar.
Bagi Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, keikutsertaan dalam lokakarya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan proses pembelajaran kebidanan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan Learning Management System (LMS) Moodle diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyimpanan materi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang interaktif, terstruktur, dan mendukung pembelajaran mahasiswa secara lebih mandiri.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan mengutus lima dosen, yaitu Bdn. Nurbiah Eka Susanty, S. ST., M. Kes, Bdn. Nurlina, S.ST., M.Keb., Bd. Wenni Wahyuni, S.Tr.Keb., M.Keb., Bd. Lilis, S.ST., M.Keb., dan Bd. Sri Muliani, S.ST., M.Ke. Keempat dosen tersebut diharapkan dapat memperoleh pengalaman teknis sekaligus membawa pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pengembangan pembelajaran digital di lingkungan program studi.
Kepala Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Bd. Daswati, S.ST., M.Keb., menilai penguatan kompetensi digital dosen merupakan kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan pembelajaran di pendidikan tinggi.
“Keikutsertaan dosen Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan dalam lokakarya Moodle merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Teknologi bukan sekadar pelengkap, tetapi harus mampu menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang membuat mahasiswa lebih aktif, mandiri, dan mudah mengakses sumber belajar,” ujar Bd. Daswati.
Menurutnya, kemampuan dosen dalam mengelola pembelajaran berbasis LMS juga penting untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih sistematis. RPS, bahan ajar, aktivitas pembelajaran, penugasan, hingga evaluasi dapat dikelola secara lebih terintegrasi sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan terdokumentasi.
“Kami berharap dosen yang mengikuti kegiatan ini tidak berhenti pada kemampuan teknis menggunakan Moodle, tetapi mampu mengembangkan desain pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa kebidanan. Setelah mengikuti lokakarya, pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dan dibagikan kepada dosen lainnya di Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan,” lanjutnya.

Lokakarya dilaksanakan dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dalam dunia pendidikan tinggi. Perguruan tinggi dituntut untuk semakin adaptif agar proses pembelajaran tetap relevan, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi mahasiswa yang semakin dekat dengan ekosistem digital.
Dalam konteks pendidikan kebidanan, pemanfaatan Moodle dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengakses materi pembelajaran, video keterampilan, bahan bacaan, tugas, forum diskusi, maupun aktivitas evaluasi secara terintegrasi. Hal ini semakin relevan dalam mendukung pembelajaran yang memadukan kegiatan tatap muka, pembelajaran mandiri, dan aktivitas digital.
Selain mendukung fleksibilitas pembelajaran, implementasi Moodle juga dapat mendorong penerapan sistem paperless di lingkungan akademik. Penyampaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS), bahan ajar, penugasan, serta berbagai dokumen pembelajaran dapat dilakukan secara digital dan lebih mudah ditelusuri.
Bagi Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar, momentum tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Kompetensi dosen dalam memanfaatkan LMS akan terus diarahkan untuk mendukung pembelajaran yang kreatif, inovatif, efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Keikutsertaan empat dosen Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan dalam Lokakarya Bimbingan Teknis E-Learning (Moodle) menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapan sumber daya manusia menghadapi transformasi digital pendidikan kebidanan. Melalui penguasaan teknologi pembelajaran yang semakin baik, program studi berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, relevan, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi mahasiswa.





