
Makassar, 11 September 2026 — Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar turut berpartisipasi aktif dalam Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FKIK Unismuh Makassar yang digelar di Gedung FKIK Unismuh Makassar, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi dosen dan peneliti di lingkungan FKIK untuk menyusun arah pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih terarah, terintegrasi, berkelanjutan, serta responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

Keterlibatan Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan dalam workshop ini menjadi bagian dari komitmen prodi untuk memperkuat ekosistem penelitian dan PkM di bidang kebidanan. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memetakan potensi kepakaran dosen, rekam jejak penelitian, serta berbagai kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan agar dapat dikembangkan menjadi program yang berkesinambungan.
Penyusunan roadmap juga diarahkan untuk memastikan tema-tema penelitian dan PkM di lingkungan FKIK memiliki keterkaitan yang kuat dengan isu strategis kesehatan nasional, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta Pola Ilmiah Pokok (PIP) Universitas Muhammadiyah Makassar.
Bagi Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, roadmap penelitian dan PkM menjadi instrumen penting untuk memperkuat fokus riset kebidanan, khususnya pada upaya promotif dan preventif, kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, kegawatdaruratan kebidanan, pencegahan stunting, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kebidanan.

Kaprodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar, Bd. Daswati, S.ST., M.Keb., menyampaikan bahwa keterlibatan prodi dalam penyusunan roadmap merupakan langkah penting untuk memastikan penelitian dosen tidak berjalan secara parsial, tetapi memiliki arah dan kesinambungan yang jelas.
“Bagi Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, roadmap penelitian dan PkM menjadi pijakan untuk mengarahkan kepakaran dosen pada tema-tema prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pelayanan kebidanan. Kami ingin penelitian dan pengabdian yang dilakukan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu, bayi, anak, dan masyarakat,” ujar Daswati.
Ia menambahkan, penguatan roadmap juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik antarprogram studi di lingkungan FKIK maupun dengan mitra eksternal.
“Kami berharap roadmap ini dapat mendorong kolaborasi antarbidang ilmu, sehingga potensi yang dimiliki dosen kebidanan dapat bersinergi dengan keilmuan lain di FKIK. Dengan kolaborasi tersebut, penelitian dan PkM dapat menghasilkan inovasi yang lebih aplikatif dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Sementara itu, Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK., Subsp.KM., menekankan bahwa roadmap merupakan pijakan penting bagi fakultas dalam memastikan penelitian dan PkM memiliki arah yang jelas, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata.
“Roadmap ini menjadi pijakan penting bagi FKIK untuk memastikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat memiliki arah yang jelas, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata. Kita ingin potensi dan kepakaran yang dimiliki sivitas akademika dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Workshop ini diharapkan menghasilkan dokumen roadmap penelitian dan PkM FKIK Unismuh Makassar yang mampu menjadi arah bersama bagi pengembangan riset dan pengabdian dalam beberapa tahun ke depan. Bagi Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, hasil penyusunan roadmap tersebut selanjutnya menjadi acuan dalam mengembangkan agenda penelitian, pengabdian, kolaborasi, serta inovasi kebidanan yang selaras dengan visi prodi.
Dengan keterlibatan aktif dalam penyusunan roadmap tingkat fakultas, Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik berbasis riset, memperkuat kontribusi kepada masyarakat, dan menghadirkan inovasi kebidanan yang relevan dengan tantangan kesehatan masa kini dan masa depan.





