Mengasah Proposal, Memperkuat Riset: Dosen Prodi Kebidanan Unismuh Siap Berlaga di RisetMu Batch X

Makassar, 12 September 2026 — Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar turut berpartisipasi dalam Workshop dan Proposal Clinic Hibah Riset Muhammadiyah (RisetMu) Batch X Tahun 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Unit Pengelola Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) FKIK Unismuh Makassar, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula FKIK Unismuh Makassar tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan kualitas, kesiapan, dan daya saing proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang akan diajukan dalam program hibah RisetMu.

Keikutsertaan dosen dari Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan menunjukkan komitmen prodi dalam memperkuat budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari pengembangan tridarma perguruan tinggi. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi dosen untuk mengembangkan gagasan penelitian dan program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang kebidanan.

RisetMu merupakan salah satu program unggulan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diarahkan untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, memperkuat kapasitas riset, serta meningkatkan daya saing Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Pada Batch X Tahun 2026/2027, RisetMu menyediakan berbagai skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan persyaratan, target luaran, tingkat kesiapterapan teknologi (TKT), kebutuhan mitra, serta kualifikasi pengusul yang beragam. Kondisi tersebut menuntut dosen tidak hanya memiliki gagasan penelitian yang baik, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam proposal yang memiliki research gap yang kuat, novelty yang jelas, metodologi yang tepat, serta luaran yang terukur dan berdampak.

Berbeda dari pelatihan penyusunan proposal pada umumnya, workshop kali ini menggunakan pendekatan proposal clinic. Para peserta merupakan dosen FKIK Unismuh Makassar yang telah memiliki draft proposal dengan tingkat penyelesaian minimal 80 persen. Dengan demikian, kegiatan diarahkan secara lebih spesifik pada proses bedah proposal, identifikasi kelemahan, penguatan substansi, dan penyempurnaan proposal berdasarkan perspektif reviewer.

Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada dosen Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan untuk memperoleh masukan langsung terhadap rancangan proposal yang dikembangkan. Melalui proses review dan diskusi, dosen didorong untuk memastikan bahwa permasalahan yang diangkat memiliki urgensi yang kuat, solusi yang ditawarkan relevan, serta metode dan luaran penelitian maupun pengabdian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Workshop menghadirkan Prof. Dr. Agustan, S.Pd., M.Pd. dan Prof. Dr. Syamsia, S.IP., M.P. sebagai narasumber. Sesi pertama membahas strategi meningkatkan peluang memenangkan hibah RisetMu melalui penguatan research gap, novelty, serta pemahaman terhadap perspektif reviewer dalam menilai proposal penelitian.

Sementara itu, sesi berikutnya membahas strategi menyusun proposal pengabdian kepada masyarakat yang kompetitif dan berdampak, mulai dari pemetaan permasalahan mitra, penyusunan solusi, perumusan program, hingga penentuan luaran yang sesuai.

Bagi Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah penelitian dosen agar semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan isu kesehatan prioritas. Penguatan proposal juga diharapkan mampu mendorong lahirnya penelitian dan pengabdian yang tidak berhenti pada luaran akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kebidanan dan kesehatan masyarakat.

Partisipasi dalam RisetMu juga sejalan dengan arah pengembangan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar yang menempatkan pemanfaatan teknologi, upaya preventif, dan peningkatan kualitas pelayanan kebidanan sebagai bagian penting dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, dosen tidak hanya dipersiapkan untuk menghasilkan proposal yang lebih kompetitif, tetapi juga didorong untuk membangun ekosistem riset yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, keterlibatan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan dalam Workshop dan Proposal Clinic RisetMu Batch X menjadi langkah konkret dalam memperkuat kontribusi prodi terhadap pengembangan ilmu kebidanan sekaligus menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Bagikan :