Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan menyelenggarakan Workshop Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada 18 Desember 2025 sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan penerapan budaya keselamatan di lingkungan kampus, khususnya terkait patient safety dan student safety WORKSHOP K3.
Workshop ini menghadirkan Prof. Dr. Lalu Muhammad Saleh, SKM., M.Kes. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan konsep dasar K3 yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, yang menekankan pentingnya sistem manajemen K3 untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efisien WORKSHOP K3.
Peserta workshop dibekali pemahaman mengenai kebijakan, visi, dan tujuan penerapan K3 di perguruan tinggi, antara lain meningkatkan efektivitas perlindungan K3, menurunkan angka kecelakaan dan gangguan kesehatan, serta mendorong kualitas aktivitas akademik dan pelayanan melalui lingkungan kerja yang lebih aman WORKSHOP K3.
Selain itu, workshop ini juga menekankan pentingnya safety briefing sebelum pelaksanaan aktivitas perkuliahan dan praktik, sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko bahaya. Peserta mendapatkan pelatihan terkait penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dengan penjelasan bahwa setiap area idealnya memiliki APAR dengan jarak maksimal 15 meter, serta didukung oleh APAT (Alat Pemadam Api Tradisional) sebagai alternatif pengendalian kebakaran awal WORKSHOP K3.
Materi lain yang dibahas meliputi pengenalan jenis dan sumber bahaya K3, baik yang berasal dari tindakan tidak aman (unsafe action) maupun kondisi tidak aman (unsafe condition), seperti lantai licin, penggunaan alat yang tidak layak, serta perilaku tidak patuh terhadap prosedur keselamatan WORKSHOP K3. Peserta juga diajak mengidentifikasi berbagai klasifikasi bahaya K3 (types of hazard) yang sering dijumpai di lingkungan kampus dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui sesi diskusi interaktif, peserta dilatih untuk mengenali potensi bahaya di sekitar mereka, seperti teknik pengangkatan pasien yang tidak benar, kabel yang berserakan di lantai, jarum suntik yang tidak dibuang sesuai prosedur, hingga jalur evakuasi yang terhalang tempat tidur pasien WORKSHOP K3. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kritis dan kemampuan analisis risiko sejak dini.
Dengan terselenggaranya Workshop K3 ini, fakultas berharap seluruh sivitas akademika semakin memahami pentingnya penerapan K3 sebagai bagian dari budaya kerja dan belajar, sehingga tercipta lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berorientasi pada keselamatan bersama.





