
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Workshop Item Analisis Soal, Pembuatan Blueprint Soal, dan Penyusunan Multiple Choice Question (MCQ) selama dua hari, Jumat–Sabtu, 20–21 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem evaluasi pembelajaran dan standardisasi mutu asesmen di lingkungan fakultas.
Hari pertama, Jumat (20/2/2026), workshop dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkup FKIK. Sesi ini difokuskan pada pemahaman konseptual mengenai konstruksi soal pilihan ganda yang berkualitas, penyusunan blueprint blok berbasis capaian pembelajaran, serta prinsip-prinsip dasar analisis butir soal. Peserta mendapatkan pemaparan terkait kaidah penulisan stem dan opsi jawaban yang efektif, penghindaran distraktor yang lemah, hingga teknik mengidentifikasi soal yang ambigu dan bias.
Pada hari kedua, Sabtu (21/2/2026), kegiatan dilanjutkan secara luring di Aula FKIK Unismuh Makassar. Sesi tatap muka ini menekankan praktik langsung penyusunan blueprint dan telaah soal. Para peserta dibagi dalam kelompok kerja untuk menyusun kisi-kisi berdasarkan capaian pembelajaran mata kuliah, kemudian mengembangkan soal MCQ yang selaras dengan level kognitif yang ditargetkan. Setiap butir soal selanjutnya dianalisis menggunakan parameter tingkat kesukaran, daya pembeda, serta efektivitas pengecoh.
Dekan FKIK Unismuh Makassar dalam sambutannya menegaskan bahwa kualitas lulusan tidak dapat dilepaskan dari kualitas sistem evaluasi yang diterapkan. “Instrumen penilaian yang baik akan menghasilkan pengukuran kompetensi yang objektif dan akuntabel,” ujarnya. Workshop ini, lanjutnya, merupakan langkah strategis dalam membangun bank soal yang terstandar dan teruji secara akademik.
Melalui kegiatan ini, FKIK Unismuh Makassar menargetkan terbentuknya bank soal terintegrasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan dalam sistem evaluasi blok maupun ujian komprehensif. Selain itu, peningkatan kapasitas dosen dalam melakukan item analysis diharapkan mampu meminimalkan soal yang tidak valid dan meningkatkan reliabilitas ujian.
Workshop dua hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan tindak lanjut berupa review berkala terhadap soal yang telah digunakan serta penguatan koordinasi antarprogram studi dalam pengelolaan bank soal fakultas.





