
Upaya pencegahan kanker pada perempuan kembali ditegaskan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) serta deteksi kanker payudara melalui pemeriksaan SADANIS, yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2025.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjawab persoalan kesehatan perempuan yang masih kerap luput dari perhatian. Kanker serviks dan kanker payudara, dua jenis kanker dengan angka kejadian tinggi pada perempuan, menjadi fokus utama layanan preventif ini.
Melibatkan dosen dan mahasiswa kebidanan, kegiatan berlangsung dengan pendekatan edukatif dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya skrining rutin, faktor risiko, serta peran perempuan dalam menjaga kesehatan reproduksinya secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemeriksaan IVA dilakukan sebagai metode sederhana, cepat, dan terjangkau untuk mendeteksi lesi prakanker serviks, sementara pemeriksaan SADANIS menjadi langkah awal mengenali kelainan payudara sejak dini. Dua metode ini dinilai efektif sebagai upaya pencegahan primer, khususnya di tingkat pelayanan kesehatan dasar.
Bagi mahasiswa kebidanan, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata yang mempertemukan kompetensi klinik dengan pengabdian sosial. Mereka tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga mengasah komunikasi empatik dan kepekaan terhadap kebutuhan kesehatan perempuan di masyarakat.
Kegiatan ini mencerminkan peran strategis bidan sebagai garda terdepan dalam promosi dan pencegahan penyakit perempuan. Lebih dari sekadar layanan medis, deteksi dini menjadi pesan tentang pentingnya kesadaran, keberanian memeriksa diri, dan akses terhadap layanan kesehatan yang ramah perempuan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara utuh—mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia.





