
Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2025 dilaksanakan melalui kegiatan pendampingan kader posyandu dengan fokus pembuatan crinkle cookies berbahan ubi ungu sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Kegiatan ini berlangsung pada 22 November 2025 di Kelurahan Romang Polong, Kabupaten Gowa.
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Rismawati, Ketua Tim Pengabdian Unimerz, yang menekankan pentingnya peran kader posyandu dalam pencegahan anemia sejak dini. Dalam pemaparannya, Rismawati menjelaskan bahwa pelatihan mencakup dua materi utama, yaitu pembuatan crinkle cookies berbahan ubi ungu sebagai alternatif pangan bergizi kaya zat besi dan antioksidan, serta pelatihan pemeriksaan Hemoglobin (HB) untuk deteksi dini anemia.
“Kami ingin kader mampu memberikan edukasi sekaligus tindakan awal untuk mencegah anemia pada remaja,” ujar Rismawati.
Pelatihan pembuatan crinkle cookies ubi ungu dirancang sebagai inovasi pangan lokal yang mudah dibuat, bernilai gizi, dan berpotensi meningkatkan kepatuhan konsumsi makanan sehat pada remaja putri. Sementara itu, pelatihan pemeriksaan HB bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam melakukan skrining sederhana di tingkat komunitas, sehingga anemia dapat terdeteksi lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para kader posyandu yang mengikuti pelatihan secara aktif melalui sesi praktik, diskusi, dan simulasi pemeriksaan. Diharapkan, melalui pendampingan berkelanjutan, kader posyandu mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan pengetahuan gizi, perilaku hidup sehat, serta pencegahan anemia di masyarakat.
Melalui PKM 2025 ini, Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan terus menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran masyarakat, khususnya kader kesehatan, guna meningkatkan derajat kesehatan remaja putri dan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.





