2024
Laporan Tracer Study DIII Keperawatan Unismuh 2024
Laporan Tracer Study ini, yang diselesaikan pada November 2024 , menyajikan analisis mendalam terhadap lulusan Tahun Akademik 2022/2023 dari Program Studi DIII Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar. Studi ini bertujuan utama sebagai alat evaluasi untuk penyesuaian kurikulum, peningkatan kualitas program studi, dan sebagai data pendukung krusial untuk proses akreditasi.
📈 Profil Responden dan Status Pekerjaan
Studi ini berhasil mencapai tingkat respons (nett response rate) yang sangat tinggi sebesar 91%, dengan 20 dari 22 total lulusan berpartisipasi. Laporan ini juga diperkaya dengan umpan balik dari 8 pengguna lulusan (perusahaan/instansi).
Temuan paling signifikan dari laporan ini adalah status pekerjaan para lulusan. Mayoritas lulusan, yaitu 55% (11 orang), berstatus “Belum Bekerja”. Berbanding terbalik dengan 35% (7 orang) yang telah bekerja dan 10% (2 orang) yang melanjutkan pendidikan.
Bagi 11 lulusan yang belum bekerja, alasan utamanya (91% dari kelompok tersebut) adalah “Belum Mendapatkan Panggilan Kerja”, yang mengindikasikan adanya tantangan dalam penyerapan ke pasar kerja.
💼 Gambaran Lulusan yang Telah Bekerja
Meskipun angka kelulusan kerja menjadi perhatian, profil 35% lulusan yang telah bekerja menunjukkan hasil yang sangat positif:
- Waktu Tunggu Cepat: Rata-rata waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama sangat singkat, yakni hanya 3,95 bulan. Bahkan, 45% dari total responden (9 orang) memperoleh pekerjaan kurang dari 3 bulan setelah lulus.
- Kanal Pekerjaan: Jalur utama mendapatkan pekerjaan adalah melalui “relasi” (dosen, orang tua, teman, dll.) sebesar 31% , diikuti “melamar ke perusahaan” (23%).
- Tempat Bekerja: Lulusan didominasi bekerja di sektor BUMN/BUMD (57%). Mayoritas (86%) bekerja di perusahaan tingkat Nasional, dan 14% berhasil menembus tingkat Multinasional/Internasional.
- Penghasilan: Rata-rata penghasilan lulusan tercatat sebesar Rp 5.428.571. Namun, data ini kemungkinan besar terdistorsi oleh 1 orang lulusan yang berdomisili di Jepang , karena 57% dari lulusan yang bekerja (4 orang) masih memperoleh gaji di bawah Rp 1 juta.
💡 Penilaian Kompetensi dan Rekomendasi
Baik alumni maupun pengguna lulusan memberikan penilaian yang konsisten terkait kompetensi.
- Kekuatan: Lulusan dinilai “Tinggi” dalam kompetensi inti seperti Etika (95% menilai Tinggi/Sangat Tinggi), Komunikasi (85%), dan Kerjasama Tim (90%). Pengguna lulusan juga sangat menghargai kompetensi “Patient Safety”.
- Kelemahan: Kelemahan utama yang diidentifikasi secara seragam oleh alumni dan pengguna adalah “Kemampuan Berbahasa Asing”.
Berdasarkan temuan ini, laporan memberikan beberapa rekomendasi strategis. Rekomendasi utama adalah agar program studi memberikan penekanan khusus pada pengembangan kompetensi bahasa asing, termasuk kemungkinan standarisasi nilai TOEFL/IELTS.
Secara lebih fundamental, laporan ini merekomendasikan agar Prodi DIII Keperawatan mempertimbangkan untuk beralih jenjang ke tingkat S1 + Profesi untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, Pusat Karir Unismuh didorong untuk lebih proaktif dalam menyebarkan informasi lowongan kerja, serta perlunya peningkatan sarana laboratorium dan fasilitas kampus.